  ![Universitas New York yang bergengsi menyambut Yang Mulia Sekretaris Jenderal LMD, Ketua Organisasi Ulama Muslim, Syekh Dr. Mohammed Alissa](/sites/default/files/img_3893.jpeg) Kemarin Pagi:
Universitas New York yang bergengsi menyambut Yang Mulia Sekretaris Jenderal LMD, Ketua Organisasi Ulama Muslim, Syekh Dr. Mohammed Alissa 
, untuk menyampaikan kuliah umum yang dilanjutkan dengan dialog komprehensif bersama jajaran akademisi terkemuka universitas dan para tamu undangan.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah poin terkait pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam memperkuat ujaran kebencian di platform media sosial. Selain itu, dibahas pula peran solidaritas lembaga masyarakat, dengan fokus pada signifikansi peran agama dalam memerangi fenomena tersebut, khususnya melalui analisis mendalam terhadap penyebab dan solusinya. Yang Mulia juga memaparkan gambaran dari penyebab-penyebab tersebut serta model solusi yang diusulkan berdasarkan survei dan studi komprehensif.

Acara tersebut turut membahas tantangan, peluang, pengalaman, dan berbagai usulan terkait tema tersebut, dengan menyoroti beberapa poin berikut:

1\. Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk memproduksi teks, gambar, atau video secara otomatis yang berpotensi mengandung muatan diskriminatif atau provokatif.

2\. Penargetan algoritmik melalui analisis perilaku dan minat pengguna, serta mengarahkan konten yang memicu perpecahan dan polarisasi kepada kelompok tertentu demi meningkatkan interaksi.

3\. Amplifikasi digital terhadap konten melalui akun-akun otomatis dan jaringan terkoordinasi (Bots &amp; Coordinated Networks) yang berkontribusi dalam memperluas jangkauan ujaran kebencian serta disinformasi.

4\. Manipulasi konten audio-visual menggunakan teknologi "Deepfake" yang dapat disalahgunakan untuk mencoreng reputasi individu atau kelompok serta memicu permusuhan terhadap mereka.

5\. Dampak algoritma rekomendasi digital dalam memperkuat konten provokatif atau ekstrem akibat tingginya tingkat interaksi pengguna terhadap konten tersebut.

Yang Mulia menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan dalam memperkuat ujaran kebencian memerlukan analisis hukum yang cermat, guna menjaga keseimbangan antara perlindungan kebebasan berekspresi dalam ranah yang sah dan perlindungan masyarakat dari konten provokatif, disertai kejelasan tanggung jawab hukum bagi para pelaku industri digital dan platform teknologi.



![Universitas New York yang bergengsi menyambut Yang Mulia Sekretaris Jenderal LMD, Ketua Organisasi Ulama Muslim, Syekh Dr. Mohammed Alissa](data:image/svg+xml;charset=utf-8,%3Csvg%20xmlns%3D'http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg'%20viewBox%3D'0%200%201%201'%2F%3E) 

 



![Universitas New York yang bergengsi menyambut Yang Mulia Sekretaris Jenderal LMD, Ketua Organisasi Ulama Muslim, Syekh Dr. Mohammed Alissa](data:image/svg+xml;charset=utf-8,%3Csvg%20xmlns%3D'http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg'%20viewBox%3D'0%200%201%201'%2F%3E) 

 



![Universitas New York yang bergengsi menyambut Yang Mulia Sekretaris Jenderal LMD, Ketua Organisasi Ulama Muslim, Syekh Dr. Mohammed Alissa](data:image/svg+xml;charset=utf-8,%3Csvg%20xmlns%3D'http%3A%2F%2Fwww.w3.org%2F2000%2Fsvg'%20viewBox%3D'0%200%201%201'%2F%3E) 

 





  SebelumnyaSelanjutnya  

 Jumat, Mei 15, 2026 - 10:07 - 

 <a class="a2a_button_facebook"></a><a class="a2a_button_x"></a><a class="a2a_button_whatsapp"></a><a class="a2a_button_google_gmail"></a><a class="a2a_button_pinterest"></a><a class="a2a_button_copy_link"></a><a class="a2a_button_linkedin"></a>[](https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fns1.themwl.org%2Fid%2Fnode%2F41489&title=Universitas%20New%20York%20yang%20bergengsi%20menyambut%20Yang%20Mulia%20Sekretaris%20Jenderal%20LMD%2C%20Ketua%20Organisasi%20Ulama%20Muslim%2C%20Syekh%20Dr.%20Mohammed%20Alissa)