Liga Muslim Dunia Mengecam Penargetan Sejumlah Pos Perbatasan Kuwait, Anjungan Pengeboran Lepas Pantai, Konsulatnya di Basra, Dua Kapal Tanker Minyak Uni Emirat Arab, serta Berlanjutnya Serangan Iran terhadap Yordania, Bahrain, dan Qatar

Liga Muslim Dunia Mengecam Penargetan Sejumlah Pos Perbatasan Kuwait, Anjungan Pengeboran Lepas Pantai, Konsulatnya di Basra, Dua Kapal Tanker Minyak Uni Emirat Arab, serta Berlanjutnya Serangan Iran terhadap Yordania, Bahrain, dan Qatar

Makkah:
Liga Muslim Dunia mengecam—dengan sangat keras—penargetan sejumlah pos perbatasan Kuwait, sebuah anjungan pengeboran lepas pantai milik Kuwait Oil Company, serangan yang menargetkan Konsulat Jenderal Negara Kuwait di kota Basra, dan penargetan dua kapal tanker minyak Uni Emirat Arab saat melintasi Selat Hormuz, serta keberlanjutan Iran dalam mengancam keamanan dan stabilitas kawasan dengan menargetkan Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Kerajaan Bahrain, dan Negara Qatar, yang merupakan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip hukum internasional, Piagam PBB, Piagam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan norma-norma hubungan bertetangga yang baik.

Dalam pernyataan Sekretariat Jenderal LMD, Yang Mulia Sekretaris Jenderal sekaligus Ketua Organisasi Ulama Muslim, Syekh Dr. Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa, kembali mengutuk keras serangan-serangan kriminal Iran yang terus berulang. Beliau menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar seluruh nilai-nilai keagamaan, hukum, serta norma internasional dan kemanusiaan, di samping merusak berbagai upaya untuk memulihkan keamanan dan stabilitas di kawasan.

Yang Mulia menekankan solidaritas penuh bersama Negara Kuwait, Uni Emirat Arab, Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Kerajaan Bahrain, dan Negara Qatar dalam segala langkah yang diambil oleh masing-masing negara guna menjaga keamanan, kedaulatan, serta keselamatan warga negara maupun penduduk yang berada di wilayah mereka.

Tanggal posting
Rabu, 15 Juli 2026